9 Teladan Pola Makan
Sehat Cara Rasulullah
Seumur hidupnya, Rasulullah hanya pernah
mengalami sakit dua kali sakit. Pertama, ketika diracun oleh seorang wanita
Yahudi yang menghidangkan makanan kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa
sallam di Madinah. Kedua, ketika menjelang wafatnya.
Beberapa gambaran pola hidup
sehat Rasulullah berdasarkan berbagai riwayat yang bisa dipercaya, sebagai
berikut:
1. Di pagi hari, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menggunakan
siwak untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi.
2. Di pagi hari pula Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam membuka
menu sarapannya dengan segelas air dingin yang dicampur dengan sesendok madu
asli. Khasiatnya luar biasa. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk
membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus dan menyembuhkan sembelit, wasir
dan peradangan.
3. Masuk waktu dhuha (pagi menjelang siang), Rasulullah
shallallahu’alaihi wa sallam senantiasa mengonsumsi tujuh butih kurma ajwa’
(matang). Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda, “Barang
siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”.
Hal itu terbuki ketika seorang
wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada sebuah percobaan
pembunuhan di perang khaibar. Racun yang tertelan oleh Rasulullah
shallallahu’alaihi wa sallam kemudian dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung
dalam kurma. Salah seorang sahabat, Bisyir ibu al Barra’ yang ikut makan
tersebut akhirnya meninggal, tetapi Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam
selamat dari racun tersebut.
4. Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan
minyak zaitun. Selain itu, Rasulullah juga mengonsumi makanan pokok seperti
roti. Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang, kepikunan di
hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan melancarkan
pencernaan.
5. Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah
sayur-sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama
yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.
6. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak langsung tidur
setelah makan malam. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang
dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Caranya
juga bisa dengan shalat.
7. Disamping menu wajib di atas, ada beberapa makanan yang disukai
Rasulullah tetapi tidak rutin mengonsumsinya. Diantaranya, tsarid yaitu
campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak.
8. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam sering menyempatkan diri
untuk berolahraga. Terkadang beliau berolahraga sambil bermain dengan anak-anak
dan cucu-cucunya. Pernah pula Rasulullah lomba lari dengan istri tercintanya,
Aisyah radiyallahu’anha.
9. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak menganjurkan umatnya
untuk begadang. Biasanya beliau tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi.
Istirahat yang cukup dibutuhkan oleh tubuh karena tidur termasuk hak tubuh.
Sumber:
http://daulahislam.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar